Jumat, 15 November 2019

PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERUSAHAAN AHM


PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERUSAHAAN PT. ASTRA HONDA MOTOR

Nama              :    Mustofa Rafid
NPM               :    15216174
Jurusan           :    Manajemen
Dosen             :    Joko Utomo, SE., MMSI.



FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
JAKARTA
2019




1.     Latar Belakang
Penerapan Teknologi Informasi (TI) dalam perusahaan merupakan hal yang mutlak ada apabila tidak ingin tertinggal dari para kompetitor dan tertinggal kemajuan jaman. Investasi TI dalam perusahaan akan bermanfaat jika dapat menciptakan value dari teknologi yang kian menjadi komoditas utama. Melalui sistem TI yang canggih, para pemimpin pasar bisa mengukuhkan diri sebagai pemimpin di industri masing-masing. Bahkan banyak perusahaan yang dapat  menyalip para jawara pasar, dikarenakan penerapan TI yang tepat dalam perusahaannya. Banyak perusahaan telah merasakan manfaat TI. Sebagian yang lain menyatakan TI mendukung dicapainya efisiensi, dan menambah keunggulan daya saing perusahaan. Bahkan berbagai studi melaporkan bahwa penggunaan TI mendorong terjadinya efisiensi, dan memperbaiki kualitas output.
PT Astra Honda motor merupakan sinergi keunggulan teknologi dan jaringan Limited, jepang dan PT Astra International Tbk, Indonesia. Keunggulan teknologi honda motor tidak lepas dari peran sistem teknologi informasiyang di kembangkan untuk mampu menjawab kebutuhan kbutuhan perusahaan dan pelanggan. Astra International memiliki pengetahuan yang koprehensif tentang kebutuhan para pemakai sepeda motor di indonesia, berkat sistem jaringan pemasaran dan pengalamannya yang luas. Astra juga mampu memfasilitasi pembelian dan memberikan pelayanan purna jual sedemikian rupa sehingga brand Honda semakin unggul.
1.       Profil Perusahaan
PT Astra Honda Motor adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur, perakitan dan distributor sepeda motor merek Honda. Dan perusahaan ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang memiliki hak sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) sepeda motor Honda.
Visi dari PT Astra Honda Motor AHM ingin menjadi pemimpin pasar sepeda motor di Indonesia dan menjadi pemain kelas dunia, dengan mewujudkan impian konsumen, menciptakan kegembiraan bagi konsumen dan berkontribusi kepada masyarakat Indonesia. Sedangkan misinya untuk Menciptakan solusi mobilitas bagi masyarakat dengan produk dan pelayanan terbaik.

2.     Penerapan Sistem Informasi Pada Perusahaan AHM
PT Astra Honda Motor dalam perusahaannya juga menggunakan Sistem Teknologi Informasi untuk mempermudah  pekerjaan, dan efisiensi nya. Sistem Informasi Manajemen dapat didefinisikan sebagai serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan. Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya.
PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai perusahaan perakitan motor terkemuka di Indonesia juga mengedepankan penerapan TI dalam proses bisnisnya. Penerapan teknologi informasi (TI) pada AHM bukan merupakan hal yang baru, karena perusahaan ini sudah mengimplementasikannya di pabrik motornya sejak tahun1980. Pada awalnya TI pada AHM hanya dimanfaatkan untuk mendukung sistem akuntansi saja. Namun pada tahun 1986, teknologi informasi merambah ke sistem keuangan dan kontrol produksi. Sistem tersebut dibuat secara swadaya oleh PT AHM sendiri, sehingga yang terjadi adalah TI yang diaplikasikan menjadi terpisah satu sama lainnya atau tidak terintegerasi. Pada tahun 1995, sistem perusahaan diubah menjadi mulai terintegrasi dengan penggunaan ERP dan untuk selanjutnya semakin berkembang dari tahun ke tahun. Tujuan dari PT AHM menerapkan TI di perusahaannya adalah untuk menerapkan sistem Just In Time  (JIT), sehingga dapat tercipta efisiensi dalam perusahaan. Melalui sistem terintegrasi yang digunakan, dalam hal ini menggunakan ERP, pada setiap periode AHM akan memperoleh informasi dari divisi Keuangan, Operasi dan Human Resource mengenai aktivitasnya masing-masing. Sebagai contoh, divisi operasi menyajikan informasi mengenai produksi jumlah motor yang akan dijual untuk satu bulan kedepan. Dengan demikian, bagian produksi dapat merencanakan tipe apa saja yang akan diproduksi dan juga jumlah komponen yang dibutuhkan. Selanjutnya, informasi tersebut disampaikan kepada perusahaan pemasok komponen mengenai kebutuhan tersebut. Selanjutnya pada divisi keuangan menyajikan anggaran biaya yang dibutuhkan. Sedangkan untuk divisi HR menyiapkan kebutuhan tenaga kerja. Semua informasi tersebut diintegrasikan dalam satu database, sehingga setiap divisi dapat menghasilkan informasi yang real time.
Sistem akan langsung menghitung jumlah suku cadang komponen yang telah digunakan. Secara otomatis, persediaan suku cadang komponen langsung dihitung. Untuk selanjutnya, sistem akan memberitahu kebutuhan persediaan baru untuk pemesanan. Aplikasi ERP tersebut mendukung sistem Just in Time (JIT) yang diterapkan oleh perusahaan. Melalui ERP informasi kebutuhan persediaan baru untuk pemesanan dalam JIT akan bergulir cepat, sebab sistem menghadirkan otomatisasi dan integrasi pada sistem bisnis yang akan diolah melalui software secara online.
Hubungan AHM dengan vendor dilakukan melalui online sehingga setiap kali pemesanan dilakukan vendor langsung dapat mengirimkan komponen yang dibutuhkan pabrik. Secara otomatis, persediaan suku cadang komponen langsung dihitung. Berikutnya, sistem akan memberitahu kebutuhan persediaan baru untuk pemesanan, sehingga penggunakan aplikasi ERP mendukung sistem Just in Time (JIT). Selain itu, kelengkapan atribut pemesanan seperti nama vendor, nama suku cadang, jumlah, dan jam delivery harus tercantum pada komponen yang diterima dengan dilengkapi Bar Code Text (BCT).

3.     Keuntungan Penerapan Teknologi Informasi Bagi Perusahaan
Keuntungan yang didapat dari penerapan Just In Time (JIT) melalui pengunaan ERP dalam perusahaan adalah terjadinya efisiensi yang sangat besar. Waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi motor akan menjadi sangat cepat. Keuntungan lainnya yang di dapat oleh PT AHM adalah dapat menyatukan jaringan komunikasi antar pabrik, sehingga hubungan antar pabrik menjadi mudah.

4.     Sistem Kolaboratif Perusahaan
PT Astra Honda Motor merupakan salah satu contoh perusahaan yang telah memanfaatkan internetworking dalam sistem informasi. AHM sudah menerapkan database oracle dengan sistem terintregasi. Manfaat yang dirasakan oleh AHM melalui sistem ini denganmengaplikasikan ERP (enterprise resources planing) setelah pertengahan bulan AHM sudah memperoleh informasi dari bagian pemasaran mengenai jumlah motor yang akan dijual bulan depan. Dengan kondisi seperti ini bagian produksi dapat merencanakan tipe apa saja yang akan di produksi termask komponen yang akan dibutuhkan. Dalam mengaplikasikan ERP, AHM menggunakan email sebagai media untuk mengetahui informasi yang diberikan oleh bagian pemasaran karena lokasi pabrik berada di cikarang dan bagian pemasaran AHM berada di Jakarta. Ini merupakan bagian dari enterprise collaborative system. Dalam hubungan AHM dengan vendor ternyata masih ada yang dilakukan tanpa online. Dokumen pemesanan (purchasing order/PO) diberikan setiap kali vendor mengirimkan komponen ke pabrik.


5.       Sistem Bisnis Intenal
Dalam mengontrol proses pembuatan produksi berbasis internal bussiness system AHM semua bagian dihubungkan dengan jaringan ke masing masing lini produsi. Penerapan internal business system dalam pengelolaan karyawan sudah dilakukan dengan menggunakan kartu yang dibawa masing masing karyawan. Sistem tersebut akan mencatat kehadiran karyawan secara otomatis dan sistem tersebut sudah langsung terhubung dengan komputer yang ada dibagian humas resource development. untuk mengukur kinerja operasional ditiap tiap bagian AHM mengaplikasikan business intelegent, software dan cognos. Dalam penerapannya laporan masing masing bagian berasal dari database dan sudah diolah. Ini memudahkan manajer dalam mengukur dan mengevaluasi kinerja operasional dari bagiannya. Dengan menggunakan sistem informasi AHM mampu menekan biaya persediaan dan seefektif ungkin menggunakanwaktu. Penerapan sistem informasi ini membuat AHM hanya membutuhkan waktu 13 menit untuk memproduksi 1 unit motor utuh. Sistem informasi berbasis web juga diterapkan untuk menghubungkan 4 lokasi pabrik yang saling berjauhan . Hubungan antara lokasi pabrik tersebut dalam bentuk virtual dengan jaringan komunikasi yang menggunakan gelombang microwave
6.       Sistem Perdagangan Elektronik
Dalam sistem penjualan AHM sudah menerapkan sistem informasi terintegrasi menggunakan internetworking dengan main dealer diseluruh indonesia terutama untuk suku cadang motor. Untuk melakukan pemesanan ketersediaan suku cadang dilakukan dengan cara log in dengan user ID lewat PC (personal computer) dengan paswod yang sudah diberikan. Untuk pemasaran yang berbasis web AHM sudah memiliki situs resmi untuk promosi dan penjualan. E-commerce system yang diterapkan oleh AHM ditujukan sebagai media promosi untuk menginformasikan produk dan juga keberadaan perusahaan kepada konsumen luas. Situs yang dimiliki AHM beralamat www.astra-honda.com. Situs AHM berisikan tentang sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan, bentuk layanan pembelian (syarat, cara memperoleh produk), model produk motor yang dihasilkan, spesifikasi masing masing motor (keunggulan produk), informasi lokasi dealer/cabang dealer, lokasi layanan service purna jual. Menurut AHM teknologi informasi bisa menjadi solusi untuk dapat beradaptasi dalam lingkungan bisnis yang dinamis. Value atau ilmu yang diciptakan dengan menggunakan teknologi informasi yang dirasakan oleh AHM terutama kaitannya dengan masalah efisien. Nilai investasi kebuthan teknologi informasi AHM mencapai US$ 1-2 juta/tahun. Kebutuhan teknologi informasi dengan dana yang besar di AHM karena terkait dengan banyaknya jumlah pengambil keputusan dan tersebardi banyak lokasi. Disinilah peran teknologi di AHM untuk menciptakan sinergi dalam perusahaan. Sistem yang dikembangkandi AHM merupakan piranti yang dianggap tepat dan mendukung operasional pabrik dan bisnis.

Refrensi