Minggu, 15 Januari 2017

“MANUSIA DAN PENDERITAAN”

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Setiap manusia yang hidup di dunia pasti pernah merasakan penderitaan. Baik itu ringan atau berat. Hidup tidaklah selalu bahagia tuhan memiliki caranya sendiri untuk mengukur sebarapa kuat iman kepadanya. Hidup di duniapun tidak selalu menderita, sedih, ataupun susah. Terkadang saat manusia terlalu terbuai dengan kesenangan duniawi manusia akan melupakan batasan-batasan yang ada sehingga tuhan akan memberikan cobaan untuknya yang membuatnya menderita. Penderitaan selalu datang tak terduga, manusia takkan pernah tau kapan, jam berapa, menit keberapa, dan detik keberapa penderitaan akan datang menghampiri hidupnya. Manusia hanya perlu menjalani hidupnya dengan sebaik-baiknya dengan aturan yang berlaku dan sesuai kepercayaan yang ia anut.











B. RUMUSAN MASALAH
1. Pengertian penderitaan.
2.
Penyebab penderitaan.
3.
Pengertian siksaan.
4. Siksaan yang bersifat psiki
s.
C. TUJUAN PENULISAN
1. Untuk memahami pengertian dari penderitaan .
2. Untuk mengetahui penyebab penderitaan
3. Untuk memahami pengertian dari siksaan .
4. Untuk mengetahui siksaan yang bersifat psikis dalam kehidupan
                   manusia.













BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta yaitu dhra yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan dariNya.
Baik dalam Al Quran maupun kitab suci agama lain banyak surat dan ayat yang menguraikan tentang penderitaan yang dialami oleh manusia atau berisi peringatan bagi manusia akan adanya penderitaan. Tetapi umumnya manusia kurang memperhatikan peringatan tersebut, sehingga manusia mengalami penderitaan. Dalam surah Al Insyiqoq ayat 6 dinyatakan “manusia ialah makhluk yang hidupnya penuh perjuangan.” Ayat tersebut harus diartikan, bahwa manusia harus bekerja keras untuk mendapatkan kelangsungan
hidupnya. Menurut agama penderitaan itu adalah teguran dari Tuhan. Penderitaan ada yang ringan dan berat contoh penderitaan yang ringan adalah ketika seseorang mengalami kegagalan dalam menggapai keinginannya. Sedangkan contoh dari penderitaan berat adalah ketika seorang manusia mengalami kejadian pahit dalam hidupnya hingga ia merasa tertekan jiwanya sampai terkadang ingin mengakhiri hidupnya.






B.     Penderitaan Dan Sebab-Sebab
Apabila dikelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat dibagi sebagai berikut :
1.      Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Karena perbuatan buruk antara sesama manusia maka manusia lain menjadi
derita. Perbuatan buruk manusia terhadap lingkungannya juga menyebabkan penderitaan manusia. Kesadaran itu baru timbul setelah musibah yang membuat manusia menderita.
2.      Penderitaan yang timbul akibat penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit
/ siksaaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, & optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.

C.    Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan / jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang timbullah penderitaan. Didalam kitab suci diterangkan jenis & ancaman siksaaan yang dialami manusia di akhirat nanti, yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik, syirik, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim, dan sebagainya. Antara lain ayat 40 surah Al Ankabut menyatakan : “masing-masing bangsa itu kami siksa dengan ancaman siksaan, karena dosa-dosanya. Ada diantara kami hujani dengan batu-batu kecil seperti kaum Aad, ada yang diganyang dengan halilintar bergerumuh dahsyat seperti kaum Tsamud, ada pula yang kami benamkan ke dalam tanah seperti Qorun, dan ada pula yang kami tenggelamkan seperti kaum Nuh.” Dengan siksaan-siksaan itu, Allah tidak akan menganiaya mereka, namun mereka jualah yang menganiaya diri sendiri, karena dosa-dosanya.


D.    Siksaan Yang Bersifat Psikis
1.      Kebimbangan, dialami oleh seseorang apabila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang diambil. Bagi orag yang lemah berpikirnya, masalah kebimbangan akan lama dialami, sehingga siksaan itu berkepanjangan. Tetapi bagi orang yang cepat mengambil suatu keputusan, sehingga kebimbangan akan cepat diatasi.
2.       Kesepian, dialami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan ramai. Kesepian ini tidak boleh dicampuradukan dengan keadaan sepi seperti yang dialami oleh petapa yang tempat tinggalnya ditempat yang sepi. Kesepian juga merupakan salah satu wujud dari siksaan yang dialami oleh seseorang. Kesepian perlu cepat diatasi agar seseorang jangan terus menerus merasakan penderitaan batin. Selain mencari kawan, seseorang juga perlu mencari kesibukan, khususnya yang bersifat fisik, sehingga rasa kesepian tidak memperoleh tempat dan waktu dalam dirinya.
3.      Ketakutan, merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut dibesar-besarkan yang tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia. Ketakutan dapat juga timbul atau dialami seseorang walaupun lingkungannya ramai, sebab ketakutan merupakan hal yang bersifat psikis. Banyak sebab yang menjadikan seseorang merasakan ketakutan antara lain :
 1.
 Claustrophobia dan Agoraphobia.
Claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup dan Agorophpbia adalah ketakutan yang disebabkan seseorang berada di tempat terbuka.
2.   Gamang
Merupakan ketakutan seseorang berada ditempat yang tinggi.
3.   Kegelapan
Merupakan suatu ketakutan seseorang bila ia berada di tempat        yang gelap.
                                         
4.   Kesakitan
Merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang    dialami.
5.   Kegagalan
Merupakan ketakutan seseorang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.

E.     Kekalutan Mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar. Gejala-gejala permulaan pada orang yang mengalami kekalutan mental adalah sebagai berikut :
1.      Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas,            demam dan nyeri pada lambung.
2.      Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati,           apatis, cemburu dan mudah marah.
3.      Selalu iri hati dan curiga, ada kalanya dihinggapi khayalan, dikejar-kejar sehingga dia menjadi sangat agresif, berusaha melakukan pengrusakan  atau melakukan detruksi diri dan bunuh diri.
4. Komunikasi sosial putus dan ada yang disorientasi social.
5.   Kepribadian yang lemah atau kurang percaya diri sehingga
      menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri (orang-orang
      melankolis)
6.   Terjadinya konflik sosial – budaya akibat dari adanya norma yang
      berbeda antara dirinya dengan lingkungan masyarakat.





Tahap-tahap gangguan jiwa  :
1.      Gangguan kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan si
      penderita baik jasmani maupun rohaninya.
2.      Usaha mempertahankan diri dengan cam negatif, yaitu mundur atau lari, sehingga cara benahan dirinya salah. pada orang yang tidak menderita gantran kejiwaan bila menghadapi persoalan, justru lekas memecahkan problemnya, sehingga tidak menekan perasaannya. Jadi bukan melarikan diri dan persoalan, tetapi melawan atau memecahkan persoalan.
3.      Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan
4.      Krisis ekonomi yang berkepanjangan telah menyebabkan meningkatnya jumlah penderita penyakit jiwa, terutama gangguan kecemasan.
5.      Dipicu oleh faktor psychoeducational. Faktor ini terjadi karena adanya kesalahan dalam proses pendidikan anak sejak kecil, mekanisme diri dalam memecahkan masalah. Konflik-konflik di masa kecil yang tidak terselesaikan, perkembangan yang terhambat serta tiap fase perkembangan yang tidak mampu dicapai secara optimal dapat memicu gangguan jiwa yang lebih parah.
6.      Faktor sosial atau lingkungan juga dapat berperan bagi timbulnya gangguan jiwa, misalnya budaya, kepadatan populasi hingga peperangan. Jika lingkungan sosial baik, sehat tidak mendukung untuk mengalami gangguan jiwa maka seorang anak tidak akan terkena gangguan jiwa. Demikian pula sebaliknya. Gangguan jiwa tidak dapat menular, tetapi mempunyai kemungkinan dapat menurun dari orang tuanya. Namun hal ini tidak berlaku secara absolut.




Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
1.      Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang   kurang sempurna.
2.      Terjadinya konflik sosial-budaya akibat adanya norma yang berbeda antara yang bersangkutan dan yang ada dalam masyarakat, sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi.
3.      Cara pematangan bathin yang salah dengan memberikan reaksi berlebihan terhadap kehidupan social. Overacting sebagai overkompensasi dan tampak emosional.

Proses-proses kekalutan mental :
Positif, bila trauma (luka jiwa) yang dialami seseorang, akan disikapi untuk mengambil hikmah dari kesulitan yang dihadapinya, setelah mencari jalan keluar maksimal, tetapi belum mendapatkannya tetapi dikembalikan kepada sang pencipta yaitu Allah SWT, dan bertekad untuk tidak terulang kembali dilain waktu. Negatif, bila trauma yang dialami tidak dapat dihilangkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang dicita-citakan. Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta “dhra” artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin. Sedangkan perjuangan merupakan usaha manusia untuk keluar dari penderitaan.

F.     Penderitaan Dan Perjuangan
Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia harus optimis, ia harus berusaha mengatasi kesulitan hidupnya. Allah berfirman dalam surat Arra’du ayat 11, bahwa “Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang kecuali orang itu sendiri yang berusaha merubahnya.” Pembebasan dari penderitaaan pada hakekatnya meneruskan kelangsungan hidup. Caranya ialah berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada, dan disertai doa kepada Tuhan supaya terhindar dari bahaya dan malapetaka. Kita sebagai manusia hanya bisa merencanakan namun Tuhanlah yang menentukan hasilnya.



G.    Penderitaan, Media Massa Dan Seniman
Berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran koran, layar TV, pesawat radio, dengan maksud agar semua orang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia. Dengan demikian dapat mengunggah hati manusia untuk berbuat sesuatu. Media massa adalah alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat luas. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap anatara sesama manusia, terutama bagi mereka yang simpati. Tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari karya tersebut.

H.     Pengaruh Penderitaan Terhadap Kelangsungan Hidup Manusia
Penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.
Orang yang merasa dirinya menderita akan mendapat tekanan dari dalam jiwanya dan rasa malu. Tak jarang banyak manusia yang ingin mengakhir hidupnya karena tidak kuat menopang siksaan dalam hidupnya. Ini terjadi di karenakan kekalutan mental. Kekalutan mental merupakan suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacuan dan kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya.

I.       Contoh-Contoh Penderitaan Dan Penyebabnya
      Berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat dibagi menjadi 2 bagian sebagai berikut :
1)      Nasib buruk penderitaan ini karenakan perbuatan buruk manusia yang dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan alam        sekitarnya. Perbedaan nasib buruk dan takdir adalah jika takdir di tentukan oleh tuhan sedangkan nasib buruk penyebabnya karena ulah manusia itu sendiri. Contohnya : penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan. Namun dengan kesabaran dan tawakal dan optimise merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan tersebut.
2)      Kehilangan orang tua, setiap manusia pasti mencintai orang tuanya dan memiliki hubungan yang erat dengan keluarganya. Penderitaan ini adalah yang paling sering kita jumpa dan sangat sedih tentunya. Tapi kesedihan karena penderitaan diharapkan tidak berlarut larut karena semua manusia yang hidup pasti akan kembali kepada tuhannya.
3)      Kemiskinan, banyak orang yang mederita karena kemiskinan. Merasa tidak pernah cukup dengan apa yang telah ia punya sehingga mengakibatkan seseorang merasa menderita karena tidak bisa memiliki sesuatu yang ia inginkan. Ini di karenakan kurangnya rasa syukur manusia atas apa yang telah di berikan oleh Tuhan.
4)      Bencana, tidak ada seorang pun yang dapat menghindari bencana yang tuhan berikan. Bencana bisa kapan saja datang dan menimpa siapa saja bahkan seringkali mengakibatkan kehilangan anggota keluarga. Trauma batin yang diakibatkan karena bencana juga sulit di sembuhkan.

          BAB III

PENUTUP

A.    Kesimpulan

·         Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta yaitu dhra yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.

·         Kekalutan Mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.

·         manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia harus optimis, ia harus berusaha mengatasi kesulitan hidupnya.
·         Media massa adalah alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat luas.

B.     Saran

Penderitaan dapat di atasi tergantung bagaimana seseorang menyikap   penderitaan tersebut. Tidak semua penderitaan yang dialami seseorang membawa pengaruh buruk bagi orang yang mengalaminya karena dengan penderitaan kita dapat mengetahui kesalahan apa yang telah kita perbuat. Agar manusia tidak mengalami penderitaan yang berat untuk itu manusia harus bisa menjaga sikap dan kelakuan yang baik kepada sesame manusia, alam sekitar, maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa. Yakin dan percaya bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan umatnya.

 


DAFTAR PUSTAKA
·         Prof. Abdulkadir Muhammad, S.H., 2011. Ilmu Sosial Dasar Umum. Bandung: Citra Aditya Bakti
·         Widyo nugroho dan achmad muchji. 1994. Seri diktat kuliah Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Gunadarma.
·         Dewi Rosdyana. 2012. Makalah Manusia Dan Penderitaan.http://dewirosdyana.wordpress.com/ilmu-budaya-dasar/bab-1-manusia-dan-kebudayaan/.
·         Muchji Achmad dan Nugroho Widyo 1996.Ilmu Budaya Dasar.Seri Diktat Kuliah Universitas Gunadarma.Depok.
·         https://dewirosdyana.wordpress.com/2012/11/01/makalah-manusia-dan-penderitaan/

 

 


 

MAKALAH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI PERUSAHAAN GOOGLE

BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Secara sederhana Budaya Perusahaan   kerap didefinisikan sebagai “Begitulah cara kami bekerja di sini”. Namun kalau menginginkan yang lebih “akademis” maka Budaya Perusahaan bisa kita definisikan sebagai nilai-nilai pokok yang menjadi inti dari falsafah bekerja dalam organisasi yang membimbing seluruh karyawan dalam bekerja, sehingga   perusahaan akan mencapai sukses dalam usahanya. Setiap perusahaan seharusnya memiliki budaya perusahaan atau yang dikenal sebagai corporate culture. Hal ini penting karena berkaitan dengan identitas perusahaan dimata pihak luar, image atau citra perusahaan dan berkaitan dengan kualitas perusahaan dimasa depan. Eksistensi perusahaan itu bergantung tidak hanya pada hasil produktivitas yang dicapai oleh perusahaan, namun juga dikarenakan pengakuan masyarakat akan perusahaan tersebut.Perusahaan yang memiliki Budaya Perusahaan yang kuat akan mampu bertahan lama. Bagi sebuah perusahaan, budaya perusahaan termasuk salah satu unsur penting yang harus diperhatikan. Edgar H Schein (1992), mendefinisikan budaya perusahaan sebagai “sistem makna bersama yang dianut oleh anggota-anggotanya untuk membedakan organisasi itu dengan organisasi lainnya”.
 Dilansir dari portalhr.com, sebuah hasil riset dari Glassdoorpada tahun 2014 menyatakan Google sebagai brand dengan budaya kerja  perusahaan kedua terbaik di Amerika setelah Twitter. Glassdoor mewawancarai mantan karyawan yang pernah bekerja di perusahaan tersebut. Kemudian, tingkat kepuasan mereka saat bekerja dianalisa. Hasilnya menunjukkan bahwa perusahaan Google memiliki budaya kerja terbaik kedua. Karena hal itulah pada makalah kali ini kami tertarik untuk membahas mengenai budaya perusahaan Google,seperti diketahui bahwa dalam pembentukan citra suatu perusahaan tidak terlepas dari bagaimana perusahaan tersebut menerapkan budaya perusahaan yang baik.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa itu Perusahaan Google?
2. Bagaimana Budaya Kerja pada Perusahaan Google?
3. Misi Perusahaan Google ?
C. TUJUAN PENULISAN
1. Untuk mengetahui apa itu Perusahaan Google.
2. Untuk mengetahui Budaya Kerja yang ada di Perusahaan Google.
3. Untuk mengetahui Misi Perusahaan Google.















Bab II
Tinjauan Pustaka
A. Budaya Organisasi
Budaya secara harfiah berasal dari Bahasa Latin yaitu Colere yang memiliki arti mengerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang, Soerjanto Poespowardojo (1993).Menurut The American Herritage Dictionary mengartikan kebudayaan adalah sebagai suatu keseluruhan dari pola perilaku yang dikirimkan melalui kehidupan sosial, seni, agama, kelembagaan, dan semua hasil kerja dan pemikiran manusia dari suatu kelompok manusia.Menurut Koentjaraningrat budaya adalah keseluruhan sistem gagasan tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan cara belajar.
Budaya organisasi atau budaya perusahaan adalah nilai, norma, keyakinan, sikap dan asumsi yang merupakan bentuk bagaimana orang-orang dalam organisasi berprilaku dan melakukan sesuatu hal yang bisa dilakukan. Nilai adalah apa yang diyakini bagi orang-orang dalam berperilaku dalam organisasi. Norma adalah aturan yang tidak tertulis dalam mengatur perilaku seseorang .Pengertian di atas menekankan bahwa budaya organisasi berkaitan dengan aspek subjektif dari seseorang dalam memahami apa yang terjadi dalam organisasi. Hal ini dapat memberikan pengaruh dalam nilai-nilai dan norma-norma yang meliputi semua kegiatan bisnis yang mungkin terjadi tanpa disadari. Namun, kebudayaan dapat menjadi pengaruh yang signifikan pada perilaku seseorang, Muhammad Baitul Alim (psikologi zone.com).
Budaya organisasi merupakan sesuatu yang biasa diterapkan pada organisasi perusahaan, sebagai suatu bukti yang jelas ada perusahaan membuat papan nama dengan tulisan yang menunjukkan budaya organisasi mereka di tempat-tempat yang menarik perhatian.Budaya organisasi dapat juga membentuk budaya kerja yang memiliki tujuan untuk mengubah sikap dan juga prilaku SDM yang ada agar dapat meningkatkan produktivitas kerja untuk menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang.Menurut Furnham dan Gunter (1993), budaya merupakan alat perekat sosial dan menghasilkan kedekatan, sehingga dapat memperkecil diferensiasi dalam sebuah organisasi. Budaya organisasi juga memberikan makna bersama sebagai dasar dalam berkomunikasi dan memberikan rasa saling pengertian. Jika fungsi budaya ini tidak dilakukan dengan baik, maka budaya secara signifikan dapat mengurangi efisiensi organisasi.

Peranan pemimpin dalam budaya organisasi sangat esensial, para pemimpin mempunyai potensi yang paling besar dalam menanamkan dan memperkuat aspek-aspek budaya organisasi baik melalui perkataan maupun prilakunya, sehingga budaya organisasi akan terbentuk. Ada yang berpendapat lebih ekstrim, bahwa budaya organisasi bersumber dari kepemimpinan dan pemimpin, karena pemimpinlah yang pada dasarnya memiliki otoritas. Otoritas bisa dalam bentuk persetujuan, ketidaksetujuan, ataupun penghargaan atas prilaku anggota organisasi, sehingga akhirnya melembaga dan terbentuk menjadi budayaorganisasi.
      Budaya organisasi perusahaan memainkan peranan penting dalam keberhasilan. Budaya perusahaan itu membantu menarik bakat terbaik yang ada di industri. Kasus ini membahas budaya organisasi di Google Inc. Google adalah salah satu dari beberapa perusahaan yang berhasil mencampurkan inovasi teknologi dengan budaya organisasi yang kuat.Kasus ini memberikan wawasan ke dalam lingkungan kerja, dan proses perekrutan di Google. Kasus ini juga memberikan informasi tentang bagaimana Google dibantu perkembangan inovasi di antara karyawan. Kasus berakhir dengan kritik tentang budaya organisasi Google.
1. Peran budaya organisasi dalam menarik bakat yang terbaik di industry
2. Peran yang dimainkan oleh rekrutmen dalam keberhasilan suatu organisasi
3. Bagaimana budaya organisasi dapat menjadi sumber keuntungan kompetitif
“Kami mencoba memberikan sebuah komitmen dimana orang-orang akan menjadi bahagia. Saya berpikir hal itu akan lebih baik menggunakan uang daripada, mengatakan, 100 juta dollar kampanye pemasaran atau terlalu menaikkan gaji” Sergey Brin, Pendiri Google, Maret 2003.
Google Inc (Google) telah menyatakan sebagai salah satu perusahaan yang paling sukses dalam Internet start up. Pada tahun 2003, Google merupakan mesin pencari yang paling disukai di seluruh dunia karena kecepatan dan ketepatan dalam memberikan hasil pencarian. Selain dari itu kelebihan teknologi atas kompetitor-nya, Google juga sukses dikaitkan dengan kemampuan untuk menarik dan mempertahankan bakat terbaik karyawannya. Dan hal itu dimungkinkan oleh budaya organisasi Google. Selama dotcom booming pada akhir tahun 1990-an, Google adalah satu-satunya perusahaan yang tidak mengalami pergantian karyawan, sedangkan semua karyawan perusahaan tech utama lainnya mengalami pergantian sekitar 20-25%

BAB III
PEMBAHASAN
A. Deskripsi Perusahaan Google


Google Inc. adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk Internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan dalam jaringan. Sebagian besar labanya berasal dari AdWords. Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat masih mahasiswa di Universitas Stanford. Mereka berdua memegang 16 persen saham perusahaan. Mereka menjadikan Google sebagai perusahaan swasta pada tanggal 4 September 1998. Pada tahun 2006, kantor pusat Google pindah ke Mountain View, California.
Sejak didirikan, pertumbuhan perusahaan yang cepat telah menghasilkan berbagai produk, akuisisi, dan kerjasama di bidang mesin pencari inti Google. Perusahaan ini menawarkan perangkat lunak produktivitasdalam jaringan, termasuk surat elektronik, paket aplikasi perkantoran, dan jejaring sosial. Produk-produk komputer mejanya meliputi aplikasi untuk menjelajah web, mengatur dan menyunting foto, dan pesan instan. Perusahaan ini memprakarsai pengembangan sistem operasiAndroid untuk telepon genggam dan Google Chrome OS untuk jajaran netbookChromebook. Google sudah beralih ke perangkat keras komunikasi. Mereka bekerja sama dengan berbagai produsen elektronik besar untuk memproduksi perangkatNexus-nya dan mengakuisisi Motorola Mobility pada Mei 2012. Tahun 2012, infrastruktur serat optik dipasang di Kansas untuk memfasilitasi layanan Internet pita lebar Google Fiber.
Perusahaan ini diperkirakan mengoperasikan lebih dari satu juta server di beberapa pusat data di seluruh dunia dan memproses lebih dari satu miliar kueri pencarian dan sekitar 24 petabita data buatan pengguna setiap harinya. Pada bulan Desember 2012, Alexa menyebut google.com sebagai situs web paling banyak dikunjungi di dunia. Situs-situs Google dalam bahasa lain masuk peringkat 100 teratas, sebagaimana halnya situs milik Google seperti YouTube dan Blogger. Google menempati peringkat kedua di basis data ekuitas merek BrandZ. Dominasi pasarnya menuai kritik mengenai hak cipta, penyensoran, dan privasi. Pada tahun 2014, Google juga mendapat penghargaaan dari Business Insider sebagai perusahaan yang memiliki merk paling bernilai.
Pada 10 Agustus2015, Google melalui postingan blog, CEO Google Larry Page mengumumkan pembentukan perusahan baru bernama Alphabet yang akan menjadi perusahaan induk mencakupi Google dan usaha-usaha lain yang tak terlalu terkait erat dengan bisnis utama Google. Pada restrukturisasi tersebut, Larry Page akan menjadi CEO perusahaan baru Alphabet. Sergey Brinn menjabat sebagai President didampingi Erich Schmidt sebagai Executive Chairman. Sedangkan, CEO Google akan dijabat oleh Sundar Pichai.
Berikut data Pendapatan pada perusahaan Google :
Pendapatan US$66,001 miliar (2014)

Laba usaha
US$16,496 miliar (2014)
Laba bersih
US$14,444 miliar (2014)
Jumlah aset
US$131,133 miliar (2014)
Jumlah ekuitas
US$104,5 miliar (2014)
Karyawan 57.148 (Q2 2015)
Situs web www.google.com

B. Kebiasaan dan Budaya Kerja Perusahaan Google
Google dikenal dengan etos kerjanya yang santai. Dilansir dari portalhr.com, sebuah hasil riset dari Glassdoor pada tahun 2014 menyatakan Google sebagai brand dengan budaya kerja  perusahaan kedua terbaik di Amerika setelah Twitter. Glassdoor mewawancarai mantan karyawan yang pernah bekerja di perusahaan tersebut. Kemudian, tingkat kepuasan mereka saat bekerja dianalisa. Hasilnya menunjukkan bahwa perusahaan Google memiliki budaya kerja terbaik kedua.Filosofi perusahaan ini didasarkan pada berbagai prinsip biasa seperti, "Anda dapat menghasilkan uang tanpa melakukan kejahatan", "Anda dapat bekerja serius tanpa mengenakan seragam," dan "Bekerja harusnya menantang dan tantangan itu harusnya menyenangkan." Sebuah daftar lengkap fundamental perusahaan tersedia di websitenya. Budaya bekerja santai Google dapat dilihat dari logo Google-nya yang bervariasi pada hari-hari penting.
Dikutip dari google.com mengenai budayanya, google menyatakan bahwa :
“Orang-orang di balik layarlah yang membuat Google menjadi perusahaan seperti saat ini. Kami memperkerjakan orang-orang yang cerdas dan tekun, dan kami lebih mengutamakan kemampuan di atas pengalaman. Meskipun Karyawan Google berbagi tujuan dan visi yang sama untuk perusahaan, kami menerima semua orang dari latar belakang yang berbeda dan dengan keragaman bahasa, yang mencerminkan pengguna global yang kami layani. Di luar pekerjaan, Karyawan Google melakukan bermacam hobi, mulai dari bersepeda hingga beternak lebah, mulai dari bermain frisbee hingga berdansa foxtrot.”
“Kami berusaha mempertahankan budaya terbuka yang sering kali dikaitkan dengan perusahaan rintisan, yang mana setiap orang merupakan kontributor aktif dan merasa nyaman untuk berbagi ide serta opini. Dalam pertemuan wajib mingguan kami (“TGIF”) tidak termasuk yang lewat email atau di kafe para Karyawan Google mengajukan pertanyaan langsung kepada Larry, Sergey, serta eksekutif lainnya mengenai masalah perusahaan, berapa pun banyaknya. Kantor dan kafe kami dirancang untuk mendorong interaksi antara Karyawan Google di dalam tim dan antartim lainnya, serta untuk menghidupkan percakapan tentang pekerjaan serta bermain.”
“Pendiri kami membuat Google dengan ide bahwa kerja seharusnya menantang, dan tantangan itu seharusnya menyenangkan. Kami yakin bahwa hal-hal kreatif yang hebat lebih cenderung muncul dalam budaya perusahaan yang benar dan itu bukan sekadar aksesori dalam perusahaan. Ada penegasan dalam pencapaian tim dan kebanggaan atas keberhasilan individu yang berkontribusi pada keberhasilan kami secara keseluruhan. Kami memiliki pegawai yang hebat orang-orang yang bersemangat dan berhasrat tinggi dari latar belakang yang berbeda dengan pendekatan kreatif untuk bekerja, bermain, dan menjalani hidup. Atmosfer kami mungkin santai, namun saat ide muncul di antrean kafe, di rapat tim, atau di gimnasium, ide itu disepakati, diuji, dan dipraktikkan dalam sekejap dan itu bisa jadi landasan luncur untuk proyek baru yang ditujukan bagi penggunaan di seluruh dunia.”
1. Kebiasaan Perusahaan Google : Yang kami yakini dan kami lakukan
Sepuluh hal yang kami ketahui sebagai hal yang benar
Kami pertama kali menulis “10 hal” ini saat Google baru berusia beberapa tahun. Dari waktu ke waktu, kami memeriksa lagi daftar ini untuk melihat apakah prinsip ini masih berlaku. Kami harap ini masih berlaku dan Anda dapat memercayai kami akan hal itu.
1. Berfokus pada pengguna dan yang lain akan mengikuti.
Sejak awal, kami telah fokus untuk memberikan pengalaman pengguna sebaik mungkin. Saat merancang browser internet yang baru maupun saat menyempurnakan tampilan beranda, kami sangat berhati-hati untuk memastikan layanan terbaik bagi Anda, dan bukan tujuan internal ataupun profit kami. Antarmuka beranda kami jelas dan sederhana, dan laman dimuat dalam sekejap. Penempatan dalam hasil penelusuran tidak pernah dijual untuk siapa pun, dan iklan bukan sekadar iklan biasa, namun juga menawarkan konten yang relevan dan tidak mengganggu. Selain itu, saat kami membuat alat dan aplikasi baru, kami yakin itu akan bekerja dengan sangat baik sehingga Anda tidak sampai membayangkan bagaimana jika alat atau aplikasi itu dirancang secara berbeda.
2. Yang terbaik adalah mengerjakan satu hal dengan sangat baik.
Kami benar-benar menelusuri. Dengan salah satu grup riset terbesar di dunia yang berfokus khusus pada pemecahan masalah penelusuran, kami tahu apa yang kami lakukan dengan baik, dan bagaimana kami dapat menjadikannya lebih baik lagi. Melalui iterasi yang berkelanjutan pada masalah-masalah pelik, kami mampu memecahkan permasalahan rumit dan menghadirkan perbaikan berkelanjutan pada layanan yang telah menjadikan pencarian informasi pengalaman yang cepat dan mulus bagi jutaan orang. Dedikasi kami pada perbaikan penelusuran membantu kami menerapkan apa-apa yang telah kami pelajari pada produk-produk baru, seperti Gmail dan Google Maps. Harapan kami adalah menghadirkan kekuatan penelusuran ke area-area yang belum terjamah, dan membantu orang mengakses dan menggunakan lebih banyak lagi informasi yang senantiasa melimpah dalam kehidupan mereka.

3. Lebih baik cepat daripada lambat.
Kami tahu bahwa waktu Anda berharga, jadi saat mencari jawaban di web Anda menginginkan hasilnya dalam sekejap, kami bertujuan memenuhinya. Mungkin kami satu-satunya situs di dunia yang bertujuan membuat orang meninggalkan beranda kami sesegera mungkin. Dengan mengurangi kelebihan bit dan byte dari laman kami dan meningkatkan keefisienan lingkungan layanan, kami berulang kali memecahkan rekor kecepatan kami sendiri, sehingga waktu respons rata-rata pada hasil penelusuran adalah sepersekian detik. Kami terus mempertimbangkan kecepatan setiap kali merilis produk baru, baik aplikasi seluler maupun Google Chrome, peramban yang dirancang agar cukup cepat untuk web modern. Di samping itu, kami terus berusaha membuat semuanya lebih cepat lagi.
4. Demokrasi dalam kerja web.
Penelusuran Google sukses karena mengandalkan jutaan tautan pengeposan individu di situs-situs web untuk membantu menentukan situs lain yang menawarkan konten yang bernilai. Kami menilai pentingnya setiap laman web menggunakan lebih dari 200 sinyal dan berbagai teknik, termasuk algoritme berpaten, PageRank™, yang menganalisis situs mana yang telah “diberi suara” sebagai sumber informasi terbaik oleh laman lainnya di seluruh web. Seiring makin berkembangnya web, pendekatan ini semakin meningkat, karena setiap situs baru menjadi sebuah titik informasi dan suara tambahan yang harus dihitung. Secara bersamaan, kami aktif mengembangkan perangkat lunak sumber terbuka, yang menghadirkan inovasi berkat upaya bersama dari banyak programer.
5. Meskipun tidak berada di depan meja kerja, Anda bisa saja membutuhkan jawaban.
Dunia semakin berubah ke arah seluler, orang ingin mengakses informasi di mana saja dan kapan saja. Kami memelopori teknologi baru dan menawarkan solusi layanan seluler baru yang membantu orang di seluruh dunia melakukan banyak tugas melalui ponsel, mulai dari memeriksa email dan kalender acara hingga menonton video, belum termasuk beberapa cara berbeda untuk mengakses penelusuran Google melalui ponsel. Selain itu, kami berharap dapat mendorong inovasi yang lebih besar bagi para pengguna seluler di mana saja dengan Android, sebuah platform seluler sumber terbuka dan gratis. Android membawa keterbukaan yang membentuk internet dalam dunia seluler. Android tidak hanya menguntungkan konsumen, yang mempunyai lebih banyak pilihan dan pengalaman seluler baru yang inovatif, namun juga membuka peluang penghasilan bagi penyedia seluler, pabrikan, dan pengembang.
6. Anda dapat mendapatkan uang tanpa berbuat jahat.
Google adalah bisnis. Pendapatan kami berasal dari penawaran teknologi penelusuran bagi perusahaan dan dari penjualan iklan yang dipajang di situs kami serta situs lain di seluruh web. Ratusan ribu pengiklan di seluruh dunia menggunakan AdWords untuk mempromosikan produknya, ratusan ribu penayang memanfaatkan program AdSense untuk menayangkan iklan yang relevan dengan konten situsnya. Untuk menjamin bahwa kami benar-benar melayani semua pengguna (pengiklan maupun bukan), kami memiliki kumpulan prinsip pemandu untuk praktik dan program periklanan kami:
o Kami tidak mengizinkan iklan ditampilkan pada laman hasil kami kecuali relevan dengan tempat iklan ditampilkan. Selain itu, kami sangat yakin bahwa iklan dapat memberikan informasi yang berguna jika, dan hanya jika, relevan dengan apa yang ingin Anda temukan, jadi mungkin saja penelusuran tertentu tidak akan menunjukkan iklan sama sekali.
o Kami percaya iklan dapat efektif tanpa harus tampil mencolok. Kami tidak menerima iklan munculan, karena mengganggu penayangan konten yang diminta. Kami menemukan bahwa iklan teks yang relevan dengan pembaca mendapatkan rasio klik-tayang jauh lebih tinggi dibanding iklan yang muncul acak. Pengiklan manapun, besar atau kecil, dapat mengambil keuntungan dari media yang sangat ditargetkan ini.
o Iklan di Google selalu ditandai dengan jelas sebagai “Pesan Sponsor,” sehingga tidak merusak integritas hasil penelusuran. Kami tidak pernah memanipulasi peringkat untuk memprioritaskan mitra dalam hasil penelusuran dan tak seorang pun dapat membeli PageRank yang lebih baik. Pengguna mempercayai objektivitas kami dan tidak ada keuntungan jangka pendek apa pun yang dapat membenarkan penodaan kepercayaan itu.
7. Selalu ada informasi lain di luar sana.
Setelah kami mengindeks lebih banyak laman HTML di internet daripada layanan penelusuran lainnya, teknisi kami mengalihkan perhatiannya pada informasi yang belum dapat diakses. Kadang ini hanyalah masalah integrasi basis data baru ke penelusuran, seperti menambahkan nomor telepon, pencarian alamat, dan direktori bisnis. Upaya lainnya membutuhkan sedikit lebih banyak kreativitas, seperti menambah kemampuan untuk menelusuri berita, arsip, paten, jurnal akademik, miliaran gambar, dan jutaan buku. Selain itu, peneliti kami terus mencari cara untuk memberikan semua informasi di dunia kepada orang-orang yang mencari jawaban.
8. Kebutuhan akan informasi melebihi batas apa pun.
Perusahaan kami didirikan di California, namun misi kami adalah memfasilitasi akses terhadap informasi untuk seluruh dunia, dan dalam setiap bahasa. Karena itu, kami memiliki kantor di lebih dari 60 negara, mengurus lebih dari 180 domain internet, dan separuh hasil penelusuran kami disajikan kepada orang-orang yang tinggal di luar Amerika Serikat. Kami menawarkan antarmuka penelusuran Google dalam lebih dari 130 bahasa, menawarkan kemampuan untuk membatasi hasil penelusuran sesuai konten yang ditulis dalam bahasa mereka, dan bertujuan menyediakan aplikasi dan produk kami lainnya dalam sebanyak mungkin bahasa dan format yang dapat diakses. Dengan alat penerjemah kami, orang dapat menemukan konten yang ditulis di belahan bumi lain yang berbahasa asing. Dengan alat ini dan bantuan dari penerjemah sukarela, kami dapat benar-benar menyempurnakan jenis dan kualitas layanan yang dapat kami tawarkan meski di daerah yang paling tak terjangkau di dunia.
9. Anda bisa tampak serius tanpa mengenakan setelan.
Pendiri kami membuat Google dengan ide bahwa kerja seharusnya menantang, dan tantangan itu seharusnya menyenangkan. Kami yakin bahwa hal-hal kreatif yang hebat lebih cenderung muncul dalam budaya perusahaan yang benardan itu bukan sekadar aksesori dalam perusahaan. Ada penegasan dalam pencapaian tim dan kebanggaan atas keberhasilan individu yang berkontribusi pada keberhasilan kami secara keseluruhan. Kami memiliki pegawai yang hebat, orang-orang yang bersemangat dan berhasrat tinggi dari latar belakang yang berbeda dengan pendekatan kreatif untuk bekerja, bermain, dan menjalani hidup. Atmosfer kami mungkin santai, namun saat ide muncul di antrean kafe, di rapat tim, atau di gimnasium, ide itu disepakati, diuji, dan dipraktikkan dalam sekejapdan itu bisa jadi landasan luncur untuk proyek baru yang ditujukan bagi penggunaan di seluruh dunia.
10. Hebat masih belum cukup.
Dalam pandangan kami, hebat dalam suatu hal adalah awal, bukan tujuan. Kami menetapkan tujuan yang kami tahu belum dapat kami raih, karena kami sadar bahwa jika kami berupaya keras untuk mencapai tujuan itu, maka kami dapat melampaui perkiraan kami semula. Melalui inovasi dan iterasi, kami ingin mengambil apa-apa yang berhasil baik dan meningkatkannya secara tak terduga. Misalnya, ketika salah seorang insinyur kami mendapati bahwa penelusuran dapat berfungsi dengan baik untuk kata-kata yang ejaannya benar, dia memikirkan bagaimana penelusuran menangani salah ketik. Hasilnya, dia berhasil menciptakan pemeriksa ejaan yang lebih intuitif dan membantu.
Bahkan jika Anda tidak tahu pasti apa yang Anda cari, mendapatkan jawaban di web adalah masalah kami, bukan masalah Anda. Kami mencoba mengantisipasi kebutuhan yang belum diungkapkan oleh audiens global kami, dan memenuhinya dengan produk serta layanan yang menjadi standar baru. Saat kami meluncurkan Gmail, layanan ini memiliki ruang penyimpanan yang lebih besar dibanding layanan email mana pun. Bila melihat masa lalu, jelas ruang penyimpanan kami memang lebih besarnamun itu karena sekarang kami memiliki standar baru untuk penyimpanan email. Hal-hal semacam itu adalah bagian dari perubahan yang ingin kami lakukan, dan kami selalu mencari tempat baru untuk melakukan perubahan. Pada akhirnya, ketidakpuasan yang terus muncul menjadi pendorong dalam semua tindakan yang kami lakukan.
Larry Page, pendiri bersama dan CEO kami, pernah menerangkan “mesin telusur sempurna” sebagai sesuatu yang “memahami benar apa yang Anda maksud dan memberikan apa yang benar-benar anda inginkan”. Sejak beliau menyampaikan kata-kata tersebut, Google telah tumbuh untuk menawarkan produk di luar penelusuran, namun inti dari apa yang beliau sampaikan tetap ada. Dengan semua teknologi kamimulai dari penelusuran, Chrome, hingga Gmailtujuan kami adalah mempermudah Anda menemukan informasi yang Anda perlukan dan hal-hal yang harus Anda selesaikan. Artinya juga menjadikan penelusuran yang lebih cerdas dan cepat, sehingga dapat memahami saat Anda mengetikkan [jaguar], berarti Anda mencari mobil, bukan foto binatang. Artinya menunjukkan kepada Anda saat teman anda menyukai iklan atau menelusuri hasil, sehingga Anda tahu mungkin hal itu bermanfaat. Artinya menjadikan produk kami bekerja secara intuitif, sehingga Anda dapat berbagi dokumen dengan kenalan Gmail tanpa harus menyalin dan menempel, dan membuka tab yang sama di ponsel Android Anda yang telah Anda buka di peramban Chrome desktop. Yang terpenting, artinya menjadikan produk kami lebih baik sehingga orang dapat menghabiskan waktu melakukan hal-hal yang menjadi keahlian merekaseperti menghabiskan waktu bersama keluarga, berkemah di alam liar, membuat lukisan, atau berpesta. Kami belum mencapainya, namun kami sedang mengusahakannya.
1. Yang kami lakukan untuk bisnis
Kami menyediakan berbagai alat untuk membantu semua jenis bisnis agar berhasil di dalam dan di luar web. Program ini membentuk tulang punggung bisnis kamiprogram ini juga membuat para pengusaha dan penyaji di seluruh dunia dapat mengembangkan bisnisnya sendiri. Program periklanan kami, yang bervariasi, mulai dari iklan teks sederhana hingga iklan multimedia, membantu bisnis mendapatkan pelanggan, serta membantu penyaji menghasilkan uang dari konten mereka. Kami juga menyediakan alat komputasi awan untuk bisnis yang menghemat uang dan membantu organisasi lebih produktif.
2. Yang kami lakukan untuk web
Kami membuat produk dengan harapan akan membuat web jadi lebih baik sehingga pengalaman Anda di web juga menjadi lebih baik. Dengan produk seperti Chrome dan Android, kami ingin menyederhanakan dan mempercepat apa yang ingin dilakukan orang secara online. Kami juga berkomitmen terhadap web terbuka, sehingga kami terlibat dalam berbagai proyek guna mempermudah pengembang untuk berkontribusi dalam ekosistem online dan memajukan web. Kami pun bekerja keras untuk membuat web yang lebih baik bagi lingkungan, dengan menggunakan sumber daya secara efisien dan mendukung daya yang dapat diperbarui. Web telah berkembang pesat sejak Google terlibat untuk pertama kali di dalamnya, namun satu hal yang belum berubah adalah keyakinan kami pada potensi tanpa batas dari internet itu sendiri.
B. MisiPerusahaan Google
To Organize the world’s information and make it accessible as universal
Misi Google adalah mengatur informasi dunia dan membuatnya dapat diakses dan bermanfaat secara universal. Ini adalah cikal bakal budaya kerja yang dimiliki oleh Google. Adapun budaya kerja yang diterapkan oleh Google adalah :

1. Membuat suasana kerja santai
Google dikenal dengan etos kerjanya yang santai. Filosofi perusahaan ini adalah “Anda dapat menghasilkan uang tanpa harus mati – matian bekerja”dan“Anda dapat bekerja serius tanpa mengenakan seragam kerja”. Filosofi ini benar-benar diterapkan dan menjadi Budaya Kerja di Google. Pekerja dapat mengeluarkan potensi terbaiknya dan menyelesaikan pekerjaanya tanpa harus terbebani dengan tekanan dan keharusan menggunakan seragam kerja. Budaya bekerja santai Google dapat dilihat dari logo Googlenya yang bervariasi pada hari-hari penting, seolah menunjukkan kepada kita bahwa orang-orang yang bekerja disana benar-benar mencintai pekerjaannya dengan hati mereka.
2. Memberikan pekerjanya tantangan dengan cara kebebasan untuk berekspresi dalam bekerja
“Bekerja harusnya menantang dan tantangan itu harusnya menyenangkan”.
Google memberikan kebebasan bagi karyawannya untuk mengembangkan produk sesuai dengan keinginan karyawannya masing-masing. Semua pengembang di Google diberikan waktu oleh perusahaan sebesar 20% dari waktu kerja mereka (sehari per minggu) untuk mengekspresikan kerja mereka proyek yang menarik mereka. Beberapa layanan baru Google, seperti Gmail, Google News, Orkut, dan AdSense berasal dari pengembang yang memanfaatkan waktu 20% tersebut. Dalam pembicaraan di Universitas Stanford, Marissa Mayer, Wakil Presiden Google untuk Produk Pencarian dan Kepuasan Pengguna, menyatakan bahwa analisisnya menunjukkan bahwa setengah dari produk baru yang diluncurkan berasal dari 20% waktu tersebut. Ini menunjukan betapa berpengaruhnya kebebasan berekspresi dalam produktivitas kerja.



C. Memberikan intensif karyawan dengan cara unik yaitu dengan pertumbuhan saham dan deviden dari Google itu sendiri.
Google memang telah dikritik karena melakukan penggajian di bawah standar industri. Contohnya, beberapa pekerja digaji kurang dari $35.000 per tahun dimana hal tersebut dianggap kurang untuk pasaran kerja bagi perusahaan sekelas Google. Namun jangan salah, justru hal inilah yang diinginkan oleh karyawan di Google. Sejak Google IPO, karyawan diberi intensif  dengan cara diberikan saham serta deviden perusahaan. Jadi intinya intensif yang diterima karyawan adalah pertumbuhan kekayaan Google itu sendiri. Secara tidak langsung, hal ini justru meningkatkan rasa memiliki karyawan terhadap perusahaan, dimana akan berefek kepada motivasi kerja karyawan di perusahaan tersebut. Dan kita semua sama-sama mengetahui bahwa saham Google merupakan salah satu saham yang paling menarik bagi para investor di seluruh dunia. Artinya kebutuhan dasar karyawan Google (Physiological Needs (Maslow’s Hierarchy of Needs Theory)) dan Existence Needs (Alderfer’s ERG Theory)) terpenuhi dengan sangat baik melalui sistem ini.
D. Dekorasi kantor dan ruangan yang unik dan indah serta fasilitas pendukung yang nyaman dan lengkap
Kantor Google di Mountain View, California, yang diberi nama “Googleplex“ adalah sebuah bangunan yang unik. Lobinya didekorasi dengan piano, lampu lava, kumpulan server lama yang tertata rapi, dan dan Lorongnya penuh dengan bola dan alat-alat olahraga. Setiap karyawan memiliki akses menuju pusat hiburan kantor. Kebutuhan akan alat-alat olahraga, ruang loker, kamar mandi, ruang pijat, permainan video game, Foosball,  meja bilyar, dan ping pong tersebar di seluruh gedung kantor. Ditambah lagi dengan ruang rekreasi, ruang makan yang terisi dengan berbagai sereal, permen beruang, gula-gula , permen hitam, kacang mede,  yogurt, wortel, buah-buahan segar, dan lusinan minuman seperti jus segar, soda, dan cappuccino buatan sendiri yang bisa dibuat sendiri oleh karyawan. Ini menunjukkan bahwa Google telah bisa melengkapi kebutuhan kenyamanan  di kantor mereka. Karyawan bisa bekerja dengan sangat nyaman dan merasa dihargai dengan semua fasilitas yang ada.
Openness & Transparency ini maksudnya adalah bahwa tidak ada pemisah antara bos dan karyawan. Di kantor pusat Google, dikenal adanya acara TGIF (Thank God Its Friday). Di acara tersebut, para karyawan google bisa langsung mengobrol dengan CEO mereka. Mereka bebas untuk berdiskusi apa saja, mulai dari keluhan sampai ide ide cemerlang. Sedangkan transparansi ini adalah keterbukaan antar divisi.
Collaborative & Supportive ini adalah bagaimana setiap karyawan diharuskan berkolaborasi dengan timnya dan juga divisi lain. Kerja sendiri adalah dilarang, karena kerja tim menjadi lebih penting dan akan menghasilkan suatu produk atau hasil yang maksimal. Kerjasama ini juga bisa antar divisi ataupun lintas Negara.
Never Fail to Fail. Seperti kita tahu tidak semua produk Google itu sukses. Seperti kasus Google Reader yang distop layanannya. Hampir semua pecintanya merasa kesal dan tidak terima tapi karena memang produk ini dirasa tidak berguna mau tidak mau mereka terpaksa menghapuskannya. Tapi kegagalan suatu produk ini tidak menjadikan mereka tidak bisa bangkit tapi dijadikan suatu motivasi lagi untuk menciptakan produk yang lebih baik lagi. Seperti bagaimana memanajemen kegagalan itu sendiri.
Learn Learn and Learn Again. Proses pembelajaran sampai saat ini juga masih dilakukan oleh para karyawan Google. Karena memang teknologi itu selalu berkembang dan harus dikembangkan. Dengan proses belajar, ada banyak inovasi baru yang hadir seperti Google Glass, Project Loon, dan lain lain.
Have Fun Go Mad. Bagaimana mereka bekerja dan bersenang-senang dengan teknologi. Berbagai project yang terkesan bermain namun serius sudah banyak dihasilkan. Project ini membawa teknologi kearah yang lebih baik dan tentunya bermanfaat bagi orang banyak.
2. Fasilitas yang dapat dinikmati Googler
Transportasi Gratis dan Hewan Peliharaan
Google menyediakan transportasi gratis bagi para Googler yang tinggal di sekitar Mountain View, dekat dengan lokasi Googleplex (kantor Google). Google juga menyediakan fasilitas pangkas rambut gratis di kantor bagi para karyawannya yang sibuk. Mereka tak perlu pergi ke salon sendiri dan antre untuk memangkas rambut atau poninya yang sudah mulai panjang.Agar para Googler bisa benar-benar beristirahat di akhir pekan, Google menyediakan fasilitas laundry dan layanan dry cleaning di kantornya. Jadi, bukan hal aneh jika setiap akhir pekan para karyawan membawa pakaian kotornya ke Googleplex.Di Googleplex, karyawan juga bisa bersantai sambil bermain ping pong, billiard, dan foosball alias table football. Meja-meja permainan ini terletak di beberapa tempat dalam gedung. Bagi para Googler yang hobi “berolahraga jempol”, Google juga menyediakan perlengkapan video game.Kalau mau, karyawan Google boleh membawa hewan peliharaannya ke kantor. Akan tetapi, yang satu ini rasanya sulit jika ingin sering dilakukan karena bekerja sambil mengawasi hewan peliharaan bukan hal yang mudah dilakukan. Untuk menyambut akhir pekan, setiap Jumat, para Googler biasa berkumpul bersama sambil minum bir dan anggur gratis.
Makanan dan minuman gratis
Makan siang gratis di kantor karyawan mungkin hal yang sudah biasa di banyak kantor. Nah, di Googleplex, selain makan siang, sarapan dan makan malam pun selalu tersedia bagi karyawan. Ini karena lokasi kantor Google agak jauh dari restoran. Fasilitas yang satu ini membuat para Googler bisa menghemat waktu dan uang mereka.Googleplex juga dilengkapi dapur-dapur kecil yang menyediakan kopi, snack, dan minuman bagi para karyawan. Dapur-dapur itu ditempatkan berdekatan dengan ruang kerja karyawan agar Googler tak perlu pergi jauh dari mejanya untuk mengambil makanan. Intinya, perut para penghuni Googleplex dijamin selalu kenyang.

Jaminan kesehatan
Agar karyawannya tetap bugar, Google menyediakan gym dan kolam renang di lingkungan kantornya. Tak tanggung-tanggung, kolam renang itu dijaga oleh petugas khusus untuk memastikan keselamatan para penggunanya. Karyawan Google yang tidak enak badan atau terluka saat bekerja juga bisa membuat janji dengan dokter di Googleplex.Meskipun bekerja di Google terlihat sangat menyenangkan, para karyawan juga punya tanggung jawab yang besar dan dituntut untuk berkinerja baik. Karena itu, pekerjaan juga bisa membuat mereka pusing. Namun, ketika sukses menyelesaikan suatu proyek dengan baik, mereka bisa menikmati bonus pijat selama 1 jam dari therapist yang disewa Google.

Bertemu banyak orang pintar
Karyawan Google adalah orang-orang yang pintar. Di Googleplex, mereka juga terbiasa bertemu dan bekerja dengan orang-orang pintar lainnya, termasuk Larry Page dan Sergey Brin. Googler juga sudah terbiasa bertemu dan bekerja dengan para pemimpin, pemikir, dan seleb di industri teknologi.
Meskipun para karyawannya sudah pintar, Google tetap mendorong mereka untuk selalu belajar. Salah satu buktinya, pintu kamar mandi dan bagian atas urinoir dalam toilet kantor mereka dihiasi berbagai puzzle dan tips seputar coding. Rupanya para Googler juga percaya bahwa toilet merupakan salah satu tempat terbaik untuk menemukan inspirasi.
TechStop
TechStop adalah unit tech-support yang dijaga oleh para spesialis TI terbaik di Googleplex. Di sana, para karyawan yang mendapat kesulitan berhubungan dengan hardware dan software bisa meminta pertolongan. TechStop buka 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Urusan TI sepele sekalipun akan dilayani di tempat ini, termasuk ketika karyawan lupa membawa charger laptop-nya ke kantor.
Cuti melahirkan dan punya anak
Pepatah “banyak anak banyak rezeki” tampaknya berlaku bagi para Googler. Sementara kantor-kantor lain hanya memberikan cuti melahirkan kepada para karyawan perempuan, Google juga bermurah hati memberikan cuti “menyambut anak” bagi para karyawan laki-lakinya.
Google memberikan hadiah “libur” selama 6 minggu, dan tetap digaji, kepada Googler laki-laki yang istrinya melahirkan. Sementara itu, kepada Googler perempuan yang baru melahirkan, Google memberikan libur selama 18 minggu setelah sang anak lahir.Bukan itu saja. Setelah kelahiran sang anak, karyawan juga mendapatkan bonus untuk meringankan biaya-biaya membeli kebutuhan bayi. Setelah sang ibu kembali bekerja, dia bisa membawa bayinya ke kantor dan menitipkannya di fasilitas Day Care yang disediakan di Googleplex.
Tunjangan kematian
Google menjamin kesejahteraan karyawannya, bahkan sampai mereka meninggal dunia. Ketika ada Googler yang meninggal dunia, perusahaan akan mencairkan asuransi jiwa karyawan dan memberikannya kepada keluarga yang ditinggalkan. Google juga akan membayarkan setengah dari gaji karyawan tersebut kepada suami/istrinya yang ditinggalkan hingga 10 tahun ke depan. Selain itu, Google juga akan memberikan tunjangan sebesar 1.000 dollar AS yang diberikan setiap bulan kepada anak-anak almarhum.






BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Google Inc. adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk Internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan dalam jaringan.
Google dikenal dengan etos kerjanya yang santai. Kebiasaan Perusahaan Google adalah tentang “Apa yang Kami yakini & Kami lakukan”,yaitu Untuk Pelanggan,Untuk Web, dan untuk Bisnis.
Budaya kerja yang diterapkan oleh Google adalah Membuat suasana kerja santai, Memberikan pekerjanya tantangan dengan cara kebebasan untuk berekspresi dalam bekerja, Memberikan intensif karyawan dengan cara unik yaitu dengan pertumbuhan saham dan deviden dari Google itu sendiri, Dekorasi kantor dan ruangan yang unik dan indah serta fasilitas pendukung yang nyaman dan lengkap,Openness & Transparency, Collaborative &Supportive, Never Fail to Fail, Learn Learn and Learn Again, dan Have Fun Go Mad.
Google juga meberi banyak Fasilitas kepada Googler agar para Googler hanya berfokus pada “pekerjaannya” saja saat berada di Googleplex. Fasilitasnya berupa Transportasi Gratis, membawa hewan peliharaan ke kantor,Makanan& minuman gratis, jaminan kesehatan, bertemu banyak orang pintar, Techstop, Jaminan kematian, laundry, pangkas gratis, dan banyak lagi.





B. Saran
Budaya perusahaan tidak muncul dengan sendirinya di kalangan anggotaorganisasi atau karyawan, tetapi perlu dibentuk dan dipelajari karena pada dasarnya budaya perusahaan adalah sekumpulan nilai dan pola perilaku yang dipelajari, dimiliki bersama, oleh semua anggota organisasi dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya dalam perusahaan tersebut.Budaya perusahaan sangat penting peranannya dalam mendukungterciptanya suatu organisasi atau perusahaan yang efektif. Secara lebih spesifik, budaya perusahaan dapat berperan dalam menciptakan jati diri, mengembangkan keikutsertaan pribadi dengan perusahaan dan menyajikan pedoman perilaku kerja bagi karyawan. Budaya Perusahaan pada perusahaan Google sangatlah bagus menurut saya,semoga Artikel ini dapat berguna dan menjadi sumber referensi bagi perusahaan-perusahaan dalam menerapkan budaya kerja yang baik dalam perusahaan/organisasinyaguna memajukan perusahaannya dalam mencapai tujuan.










DAFTAR PUSTAKA
http://www.kaskus.us/search_result.php?q=proses+google
http://www.google.com/intl/en/about.html
www.businessinsider.com
https://id.wikipedia.org/wiki/Google
http://tugassimisil.blogspot.co.id/2013/11/budaya-organisasi-google.html
http://www.academia.edu/18330661/Budaya_Kerja_Organisasi_Perusahaan_Google